Survei Buktikan Pasien Sembuh Covid-19 Berpotensi Alami Gangguan Jiwa Lebih Tinggi

- 4 Agustus 2020, 15:16 WIB
FOTO ilustrasi penderita gangguan jiwa.*/DOK. PR /

PORTALSURABAYA.com - Senin, 3 Agustus 2020 rumah sakit San Raffaele melakukan studi mengenai keadaan psikologis dari para pasien yang telah sembuh dari Covid-19.

Kesimpulan yang didapat dari hasil studi bahwa pasien yang telah sembuh dari Covid-19 mengalami tingkat gangguan kejiwaan yang lebih tinggi. 

Gangguan jiwa yang dimaksud berupa stress pascatrauma (PTSD), kecemasan, insomnia, maupun depresi.

 

Dalam studi yang dilakukan, rumah sakit San Raffaele sebelumnya telah melakukan survei  mengawasi 402 pasien Covid-19 yang telah sembuh.

Baca Juga: Berikut Ciri-ciri Tubuh Kekurangan Vitamin K, Cek Keadaanmu Sekarang!

Sebanyak 265 pasien pria dan 137 pasien perempuan diperiksa kembali setelah dirawat satu bulan di rumah sakit.

Hasil survei membuktikan bahwa separuh lebih dari jumlah tersebut mengalami setidaknya satu gangguan yang sebanding dengan keparahan inflamasi selama sakit.

"Hasilnya sudah jelas bahwa inflamasi yang disebabkan oleh penyakit tersebut juga dapat bereaksi terhadap tingkat kejiwaan,"ungkap profesor Francesco Benedetti, ketua kelompok Unit Penelitian di Psychiatry and Clinical Psychobiology di San Raffaele, melalui pernyataan.

Laporan hasil survei itu dipublikasikan melalui jurnal ilmiah Brain, Behavior and Immunity pada Senin 3 Agustus 2020.

Halaman:

Editor: Tifa Fauliza


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X