Tiru Hongkong dan Korea Selatan, Singapura Juga Akan Wajibkan Pakai Gelang Pelacak Karantina

- 4 Agustus 2020, 07:47 WIB
*Ilustrasi gelang elektronik seperti yang digunakan untuk memantau jamaah Haji 2020 /Jurnal Presisi/Instagram@imam.haramain

PORTALSURABAYA.com -Baru-baru ini, pemerintah Singapura mengumumkan akan membuka kembali perbatasannya secara bertahap.

Bagi orang-orang yang berkunjung ke negaranya, Pemerintah Singapura akan memberikan perangkat gelang elektronok untuk memantau apakah mereka mematuhi protokol kesehatan virus corona.

Dikutip Portalsurabaya.com dari National Post, mulai 11 Agustus, gelang pemantau tersebut wajib digunakan oleh turis dari negara lain yang berkunjung ke Singapura dan juga warga negara Singapura yang mengisolasi diri di rumah masing-masing.

Baca Juga: Begini Asal-Usul Ledakan di Natuna yang Memakan Korban Jiwa

Wisatawan yang datang ke Singapura diharuskan mengaktifkan gelang yang menggunakan sinyal GPS dan Bluetooth.

Gelang tersebut akan mengirim pemberitahuan jika berusaha merusak atau meninggalkan rumah.

Anak yang berusia di bawah 12 tahun tidak diharuskan memakai perangkat tersebut.

Baca Juga: Begini Kisah Tunawisma yang Mencari Masker di Tumpukan Sampah Agar Tidak Kena Denda Dari Pemerintah

Singapura saat ini belum memberikan rincian bentuk gelang tersebut, namun mereka mengatakan tidak akan menyimpan data pribadi apa pun serta tidak merekam suara atau video.

Halaman:

Editor: Miftahul Ummah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X