Ragukan Keamanan, Pakar Virus AS Klaim Tidak Akan Gunakan Vaksin Covid-19 Ciptaan Rusia dan Tiongkok

- 1 Agustus 2020, 15:22 WIB
Pakar Penyakit Virus Menular, Anthony Fauci. //New York Post

PORTALSURABAYA.com -Belum lama ini, dunia digemparkan oleh kabar bahwa Rusia telah menyusul Tiongkok dalam membuat vaksin Covid-19.

Hal tersebut disorot oleh Pakar Penyakit Virus Menular Amerika Serikat, Anthony Fauci, pada Jumat 31 Juli 2020 lalu. Ia mengungkapkan kekhawatirannya mengenai keamanan dan keselamatan vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh kedua negara tersebut.

Fauci juga mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menggunakan vaksin dari Tiongkok atau Rusia jika telah selesai diproduksi.

Baca Juga: Tanggapan Mengenai Kejenuhan Sekolah Daring: Jangan Targetkan Akademik!

Beberapa perusahaan di Tiongkok berada di garis depan dalam membuat vaksin dari pandemi yang mengacaukan perekonomian dunia ini.

Sedangkan Rusia mengatakan mereka secara bertahap menjadi yang pertama di dunia untuk memproduksi vaksin Covid-19 untuk publik yang ditargetkan selesai pada September 2020.

Akan tetapi, obat-obatan kemungkinan akan menghadapi pengawasan yang lebih tinggi mengingat bahwa sistem regulasi di kedua negara jauh lebih buram daripada di Barat.

"Saya benar-benar berharap orang Tiongkok dan Rusia benar-benar menguji vaksin sebelum mereka memberikan vaksin kepada siapa pun," ujarnya dikutip Portalsurabaya.com dalam Channel News Asia.

Baca Juga: Warga dibikin Bingung dengan Adanya Spanduk Penolakan Khilafah

Halaman:

Editor: Miftahul Ummah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X