Tidak Lagi Kamera, Kodak Kini Jadi Perusahaan Farmasi, Turut Produksi Obat untuk Pasien Covid-19

- 29 Juli 2020, 12:49 WIB
Salah satu model kamera Kodak. /Pixabay/Silberfuchs

PORTALSURABAYA.com - Gagal bersaing dengan Fujifilm, Kodak kini mencoba peruntungan di bidang lain, yaitu farmasi.

Dalam menjajal ranah baru ini, Kodak tidak sendirian, melainkan menggandeng pemerintah Amerika Serikat. Begitu kabar tentang kerjasama mereka tersiar, saham Kodak langsung melonjak.

Sebagai hasil dari kesepakatan mereka, pemerintah AS juga memberikan pinjaman kepada Kodak sebesar 765 juta dolar AS atau sekitar Rp11,1 triliun.

Untuk memproduksi bahan-bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan obat-obatan, Kodak akan membuat bisnis baru yaitu Kodak Pharmaceuticals.

Baca Juga: Tak Hanya Masjid Hagia Sofia, Presiden Erdogan Juga Buka Kembali Biara Sumela

Dikutip Portaksurabaya.com dari The Verge, Kodak Pharmaceuticals akan membuat bahan-bahan yang telah mengalami kekurangan di AS.

Kodap memperkirakan setelah beroperasi, perusahaannya dapat membuat hingga 25 persen bahan-bahan farmasi aktif yang digunakan dalam non-biologis, non-antibakteri atau obat-obatan generik.

Artikel ini telah tayang di pikiran-rakyat.com dengan judul: Dulunya Penguasa Kamera, Kodak Kini Banting Setir Jadi Perusahaan Farmasi

CEO Kodak, Jim Continenza mengharapkan obat-obatan akan terdiri dari 30 hingga 40 persen dari bisnis perusahaannya.

Halaman:

Editor: Miftahul Ummah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X