Tensi Semakin Memanas Dengan China, India Pilih Dekati Rusia Ketimbang AS

- 9 Juli 2020, 22:02 WIB
Perdana Menteri India Narendra Modi bersama Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto : Reuters / /

PORTALSURABAYA.com - Meski bukan rahasia lagi jika Rusia adalah sekutu dekat China, tapi memanasnya tensi antara India dengan China membuat, India lebih memilih mendekati Rusia.

Padahal jelas-jelas AS sangat mendukung langkah India dalam menghadapi arogansi China yang belakangan ini semakin menggila di perbatasan kedua negara ini.

Meski India bukan seukut dekat Rusia, namun hubungan India dengan Rusia bisa dikatakan semakin erat dengan adanya kerjasama pertahanan antara kedua negara yang baru saja ditandatangani pada minggu lalu.

Dilansir PORTALSURABAYA.com dari South China Morning Post, India telah menyetujui kesepakatan dengan Rusia dalam pembelian alat pertahanan negara senilai 181,48 miliar Rupee atau sekitar Rp34 trilyun dengan Rusia.

Banyak kalangan politisi dan pengamat di India merasakan hal yang dilakukan oleh pemerintah India saat ini belum cukup, lantaran India saat ini sedang menghadapi China yang juga adalah sekutu andalan Rusia, bahkan informasi terkini China semakin kuat berkat alih teknologi yang dilakukan okeh Rusia.

Namun beberapa analis yakin, New Delhi juga akan berupaya untuk memperat hubungan yang bersejarah ini dengan Moskow, meski saat ini Delhi juga masih berusaha mendekati Amerika Serikat.

Hambatan dari tujuan Delhi dalam mendekati Moskow karena Rusia masih mengandalkan Tiongkok sebagai mintra dagang yang paling menguntungkan saat ini.

"Tiongkok menyediakan pasar untuk Rusia, terutama produk seperti gas alam yang tak bisa dijual di Barat karena sanksi," kata Sanjay Kumar Pandey, profesor yang ahli dalam urusan Hubungan Luar Negeri Rusiadari Universitas Jawaharlal Nehru Delhi.

Di sisi lain, para analis mempertanyakan apakah langkah tersebut efektif untuk memperkuat India dalam perseteruan dengan Tiongkok.

Halaman:

Editor: Argo Santoso


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X