Kok Bisa, Terpidana Mati Bandar Besar Narkoba Asal China Kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang

- 20 September 2020, 12:41 WIB
Wajah buronan terpidana mati bandar narkoba asal negara China Cai Changpan alias Cai Ji Fan yang kabur dari Lapas kelas 1 Tangerang. Foto: Screenshoot. /


PORTALSURABAYA.com – Terpida mati bandar narkoba asal negara China, Cai Changpan alias Cai Ji Fan berusia 53 tahun kabur diri dari Lembaga Pemasyaratakan (Lapas) Tangerang, dengan cara membuat lubang dari kamar sel nya sendiri yang tembus ke gorong-gorong saluran air, Senin (14/9/2020) lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laki-laki yang pada tahun 2017 dijatuhkan vonis mati tersebut, rupanya memanfaatkan kelengahan petugas yang tidak mengontrol ruang tahanan.

Akibat kejadian ini, publiknya dibuat bertanya-tanya tentang bentuk pengawasan petugas Lapas Kelas 1 Tangerang, hingga peristiwa tersebut bisa terjadi.

Pasalnya, dari foto yang tesebar, bandar narkotika tersebur kabur dengan cara menggali lubang dari kamar sel tahananya.

Hal itu pastinya butuh proses lama karena lubang yang dibuatnya itu langsung tembus ke saluran air yang ada dibelakang lapas.

Dari proses pembuatan lubang tersebut, diduga kuat ada keterlibatan orang dalam yang membantu memberikan alat kepada Cai Changpan alias Cai Ji Fan untuk menggali lantai kamarnya tersebut.

Baca Juga: Dokter Tirta Maju Pilpres Tahun 2024, Warganet: Udah Jadi Dokter Aja Jangan Aneh-aneh

Apalagi, lubang yang dibuat itu langsung mengarah ke gorong-gorong yang pastinya hanya orang tertentu yang tahu kondisi tersebut. Diduga, proses pelarian tersebut sudah terencana dengan matang.

Bahkan, dari informasi yang diterima, kondisi saluran air yang ada itu pun, terlihat seperti dibendung agar air di saluran tak mengalir dengan baik. Dengan kondisi itu, proses kaburnya Cai Changpan dari dalam ruang tahanan dapat dengan mudah dilakukan.

Selain membantu membuat lubang untuk kabur, keterlibatan orang oknum dalam proses pelarian juga diyakini berperan. Pasalnya, Cai Changpan yang merupakan WN China itu, pastinya tak akan paham dengan kondisi Jakarta dan harus lari kemana. Polisi pun harus mengusut tuntas dengan memeriksa siapa saya sipir yang bertugas.

Halaman:

Editor: Argo Santoso


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X