Polisi Kembali Bongkar Praktik Pengembang Perumahan Nakal di Surabaya

- 15 Mei 2020, 18:10 WIB
Unit Harda Satreskrim Polrestabes Surabaya

PORTALSURABAYA.com -Setelah Bongkar Kejahatan Modus Properti Syariah Unit Harda Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali membongkar praktik nakal pengembang perumahan di Surabaya.

Penjualan rumah di Perumahan Green Ar-Rayah Jalan Jemur Gayungan, kini mereka gagalkan setelah memakan ratusan korban.

Kanit Harda Polrestabes Surabaya Iptu Giadi Nugraha menjelaskan, bahwa Perumahan Green Ar-Rayah yang dikelola PT JSI dengan direktur utama berinisial MR (34) tersebut akan dibangun 10 unit rumah dua lantai dan dijual dengan harga Rp 800 juta setiap unitnya. Kami telah temukan praktik pengembang perumahan itu ketika sudah ada dua orang yang memesannya.

Setelah dengan banyaknya korban dengan permainan praktik kotor PT JSI, Giadi dan timnya langsung melakukan penyelidikan.

"Setelah alat bukti didapat cukup, MR, Direktur Utama PT JSI diamankan dan dimintai keterangan" ujar Giadi dalam pers rilis daring dari Mapolrestabes Surabaya, Jumat (15/5/2020).

"MR sudah kami tetapkan sebagai tersangka atas praktik yang dilakukannya. MR tersebut sebagai langkah pencegahan sekaligus penindakan kepolisian" lanjutnya.

Sebab berkaca dari kasus perumahan fiktif berlabel syariah beromzet ratusan miliar yang sebelumnya dibongkar, tercatat ada ratusan korban.

RM ditangkap serta ditetapkan sebagai tersangka lantaran PT JSI belum menyelesaikan status hak atas tanahnya. Karena status hak atas tanahnya masih berupa Surat Hak Milik (SHM) atas nama orang lain dan bukan atas nama PT JSI.

"PT JSI sudah membuat kesepakatan pembelian tanah dengan pemilik tanah dengan nilai Rp 1,7 miliar dengan DP 10 persen atau Rp 10 juta. Nah dalam perjanjian itu, sisanya akan dibayarkan sesuai dengan batas waktu yang sudah tertera dalam perjanjian," terang Giadi.

Namun, setelah batas waktu pembayaran berakhir, PT JSI belum juga melunasi pembayaran sisa atas perjanjian pembelian tanah tersebut kepada pemegang SHM atas tanah tersebut. Dan PT JSI malah memasarkan perumahan tersebut ke masyarakat.

Halaman:

Editor: Julian Romadhon


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X