Sinopsis Saloni, Rabu 16 September 2020 - Sinetron India ANTV Tayang Hari Ini

- 16 September 2020, 04:11 WIB
TAYANGAN serial India /DOK. ANTV/

PORTALSURABAYA.com - Sinetron India, Saloni Episode 38 terbaru ditayangkan di stasiun televisi ANTV Rabu, 16 September 2020 pada pagi ini pukul 08.00 WIB.

Baca Juga: Perpanjang Kontrak Sampai 2023, Aubameyang: Saya Ingin Menjadi Legenda Arsenal

Sinopsis Saloni Episode 38

Semua orang kaget melihat Nahar berdiri di tengah-tengah api saat dia membakar potret. Brijesh menyeret Nahar keluar dan menegurnya karena begitu ceroboh.

Aditi sangat kesal dan menganggap Saloni bertanggung jawab atas negara Nahar. Dia memberi tahu Tara bahwa Saloni dan keluarganya juga menyimpan banyak rahasia, seperti Shubra hamil sebelum menikah, perselingkuhan Gayatri dengan sopirnya, dll.

Tara mencoba menyadarkan Aditi bahwa situasi di kedua kasus itu berbeda, tetapi Aditi tidak yakin. Sementara itu, Shubra kaget saat Saloni memberitahunya tentang orang tua mereka yang diusir dari rumah mereka sendiri oleh Kaveri.

Di sisi lain, Dheer menelepon Kaveri dan memberitahunya tentang Saloni yang meninggalkan rumah. Jumma kesal ketika dia menemukan Dheer berbicara dengan Kaveri di telepon.

Namun, dia sangat gembira saat Dheer berjanji akan segera menikahinya. Saloni dengan enggan mengakui bahwa dia telah meninggalkan tempat Nahar, tetapi tidak memberi tahu siapa pun alasan di baliknya.

Manno Bhabhi menegur Kaveri dan menunjukkan pintunya. Dia kemudian mencoba meyakinkan Saloni untuk kembali ke tempat Nahar, tetapi Saloni tetap bersikeras.

Shubra kesal saat Ambica menyarankan agar Saloni tinggal bersamanya. Saloni memberi tahu Neel bahwa dia akan tinggal di tempatnya hanya jika dia tidak pernah menanyakan alasan di balik keputusannya meninggalkan rumahnya.

Gayatri kaget saat mengetahui Saloni sudah meninggalkan rumah Nahar. Manno Bhabhi menyarankan agar mereka bertemu keluarga Nahar dan berbicara dengan mereka.

Halaman:

Editor: Miftahul Ummah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X