Sudah Tahu? Inilah 5 Perbedaan Simpati dan Empati yang Dimiliki Seseorang

- 9 November 2020, 08:47 WIB
Ilustrasi self love.
Ilustrasi self love. /Unsplash/Giulia Bertelli

 

PORTALSURABAYA.com - Kedua hal ini antara simpati dan empati tentu tidak asing dibenak kita, mungkin dari kita ada yang bertanya-tanya apa perbedaannya, dikarenakan kedua hal ini seolah mirip dan hampir sama. Simpati dan empati sering dianggap sebagai suatu kepedulian dalam hal merasakan terhadap orang lain.

Padahal simpati dan empati memiliki perbedaan yang cukup signifikan dan keduanya tidak bisa disamakan. Dibawah ini adalah perbedaan simpati dan empati berikut penjelasannya :

  1. Simpati Tidak Begitu Mendalam

Simpati merupakan sifat yang hanya merasa iba dan ia tidak terlalu mendalam. Misalnya saja seseorang mungkin tahu dan paham seseorang lainnya sedang terpukul ataupun sedih, namun mereka tidak terlalu terlibat dalam perasaan sedih tersebut. Biasanya simpati hanya merupakan perasaan prihatin terhadap apa yang dirasakan orang lain.

 Baca Juga : Jangan Sedih, Ini 5 Jurus Jitu Mengatasi Kesedihan dan Kekecewaan

  1. Empati Lebih Mendalam

Berbeda dengan simpati, empati merupakan perasaan yang lebih mendalam. Tidak sekedar prihatin. Seseorang lebih merasakan kesedihan orang lain dan tahu apa yang orang lain rasakan jika masuk kedalam situasi tersebut.

Saat empati muncul, biasanya seseorang berusaha untuk membantu dan menyelesaikan masalah tersebut bersama-sama. Empati juga berkaitan erat dimana seseorang menolong orang lainnya.

  1. Simpati Bersifat Spontan

Umumnya, simpati yang dirasakan lebih spontan. Contohnya saja seperti saat mendengar kabar seseorang yang terkena musibah, kita mungkin memberikan respon “, Saya turut berduka cita atau saya ikut prihatin. Tanpa seseorang merasakan lebih dalam lagi seperti yang dirasakan seseorang yang terkena musibah. Reaksi spontan ini merupakan simpati, namun tidak menutup kemungkinan juga merupakan empati jika kita benar-benar merasakan apa yang dirasakan orang itu, berusaha membantu ataupun yang lain sebagainya.

  1. Empati Lebih Melibatkan Kognitif dan Afektif

Berbeda dengan simpati yang bersifat spontan, empati lebih melibatkan beberapa hal seperti kognitif dan afektif. Dimana seseorang tidak hanya prihatin, namun berpikir dan mencari penyelesaian masalahnya. Tentu sikap seperti ini akan memberikan kenyamanan pada orang lain dan mengurangi beban yang mereka rasakan.

Halaman:

Editor: Miftahul Ummah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X