Aplikasi “Bela UMKM”, Strategi Bupati Banyuwangi Dorong Pemerataan Ekonomi  

- 1 Juni 2021, 23:46 WIB
PEMERATAAN EKONOMI: Bupati Banyuwangi siapkan aplikasi “Bela UMKM” untuk OPD-OPD agar membelanjakan ‘kue’ APBD merata ke seluruh pelaku UMKM.
PEMERATAAN EKONOMI: Bupati Banyuwangi siapkan aplikasi “Bela UMKM” untuk OPD-OPD agar membelanjakan ‘kue’ APBD merata ke seluruh pelaku UMKM. /Foto/Ist/Portal Surabaya

 

PORTALSURABAYA.COM – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani menyiapkan aplikasi belanja untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) -- termasuk kelurahan -- agar terjadi pemerataan ekonomi, dan bisa dinikmati semua pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di seluruh kecamatan. Aplikasi itu bernama “Bela UMKM”.

Ipuk menjelaskan, aplikasi ini nantikan bisa diakses oleh seluruh OPD hingga kelurahan untuk memesan semua kebutuhannya di UMKM yang terdata pada sistem.

“Ini adalah salah satu cara pemerataan ekonomi, agar ‘kue’ APBD bisa dinikmati semua pelaku usaha sektor mikro yang ada di seluruh pelosok kecamatan,” terang Ipuk usai melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila, Selasa (1/6/2021).

“Insyaallah ini ikhtiar pemerataan ekonomi, sesuai spirit ekonomi kerakyatan dan semangat Pancasila,” sambungnya.

Dan dengan aplikasi ini pula, ungkap Ipuk, Pemkab Banyuwangi bisa terus mendorong pemulihan ekonomi bagi para pelaku UMKM, termasuk warung dan rumah makan.

Baca Juga: Gelar Tahlil-Tumpengan di Desa, Cara Bupati Banyuwangi Peringati Harlah Pancasila 

“Kemarin kami sosialisasikan, kita ingin ‘kue’ belanja (dari OPD) dikonsumsikan ke rumah makan atau warung, termasuk UMKM. (Belanja) dari OPD bisa dinikmati merata oleh banyak pelaku usaha. Dengan pemerataan, semakin banyak UMKM bisa pulih bareng-bareng,” teran Ipuk.

Sebelumnya, Ipuk juga telah menerbitkan surat edaran (SE) untuk mengajak seluruh OPD, swasta, BUMN, dan BUMD, hingga fasilitas kesehatan untuk menggunakan produk UMKM lokal di setiap kegiatan.

Nah, Ipuk menandaskan, dengan sistem “Bela UMKM” ini, belanja kebutuhan semua OPD, sesuai anggaran di daftar UMKM yang ada, terutama makanan dan minuman. “Sistem ini juga bertujuan untuk mendata UMKM yang produknya sering dipakai OPD,” katanya.

Halaman:

Editor: Moch Andriansyah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X